Rabu, 03 November 2010

sejarah perkembangan bola voli

William Morgan menemukan
olahraga voli pada tahun 1895
di Holyoke, Massachusetts,
YMCA (Young Men's Christian Association)
di mana ia menjabat sebagai Direktur
Pendidikan Jasmani. Morgan awalnya menyebut permainan Bola Voli, Mintonette.
Nama bola voli muncul setelah  demonstrasi permainan olahraga tersebut, ketika seorang penonton berkomentar bahwa permainan yang melibatkan banyak "volleying" dan kemudian diubahlah namanya menjadi permainan Bola Voli.
William Morgan
dilahirkan di negara bagian New York dan belajar di Springfield College, Massachusetts. Ironisnya di Springfield, Morgan bertemu dengan James Naismith yang menemukan bola basket pada tahun 1891.
Morgan termotivasi oleh Naismith dan permainan bola basketnya yang dirancang untuk siswa yang lebih muda dan menciptakan permainan yang sesuai untuk member yang lebih tua dari YMCA.
Permainan dasar bola voli William Morgan  kemudian menjadi populer dan permainan Faustball yang berasal dari Jerman dan beberapa olahraga lainnya termasuk: tenis (net), bola basket, baseball dan bola tangan.
Penghargaan Morgan Trophy yang diselenggarakan setiap tahun adalah untuk para atlet laki-laki dan wanita yang paling berbakat dan berprestasi pada permainan bola voli antar perguruan tinggi di Amerika Serikat. Didirikan oleh yayasan William G. Morgan pada tahun 1995 selama seratus tahun bola voli, kemudian pada piala diberi nama kehormatan dari William Morgan.

Sedangkan Indonesia sendiri baru dapat menduduki urutan ke 15.
Dalam periode di bawah pimpinan ketua Umum PBVSI Jendral (Pol) Drs. Mochamad Sanusi, perbolavolian makin meningkat baik dari jumlahnya perkumpulan yang ada maupun dari lancarnya system kompetisi yang berlangsung,; sampai dengan kegiatan yang dilakukan baik di dalam maupun di luar negeri.


Demonstrasi pertandingan yang dibawakan oleh kedua tim, serta penjelasan yang telah disampaikan oleh Morgan-pun telah membawa sebuah perubahan pada Mintonette. Perubahan pertama yang terjadi pada permainan tersebut terjadi pada namanya. Atas saran dari Profesor Alfred T. Halstead yang juga menyaksikan dan memperhatikan demonstrasi serta penjelasan Morgan, nama Mintonette-pun berubah menjadi Volleyball (bola voli). Pemilihan nama Volleyball sebagai pengganti Mintonette-pun tidak dilakukan dengan tanpa pertimbangan.

Nama Volleyball dipilih berdasarkan gerakan-gerakan utama yang terdapat pada permainan tersebut, yaitu gerakan memukul bola sebelum bola tersebut jatuh ke tanah (volley). Pada awalnya, nama Volleyball-pun dieja secara terpisah (dua kata), yaitu “Volley Ball”. Kemudian pada tahun 1952, Komite Administratif USVBA (United States Volleyball Association) memilih untuk mengeja nama tersebut dalam satu kata, yaitu “Volleyball”. USVBA adalah persatuan olahraga bola voli yang terdapat di Amerika Serikat. Asosiasi ini pertama kali didirikan pada tahun 1928, dan pada saat ini USVBA lebih dikenal dengan nama USAV (USA Voleyball). Setelah demonstrasi tersebut, komite YMCA berjanji untuk mempelajari peraturan-peraturan permainan yang telah ditulis dan diserahkan oleh Morgan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar